Walaupun tidak melakukan operasional penerbangan pada hari
suci Nyepi, petugas tetap disiagakan di bandara untuk antisipasi
pendaratan darurat
TUBAN, Jaringnews.com - Saat Penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
pada hari Nyepi 31 Maret 2014, sebanyak 400 penerbangan berjadwal
ditiadakan. Penutupan diberlakukan sejak 31 Maret pukul 06.00 Wita dan
dibuka kembali pada 1 April 2014 pukul 06.00 Wita.
"Selama penutupan bandara 24 jam saat hari Nyepi, diperkirakan
sebanyak 400 penerbangan yang berjadwal akan ditiadakan. Kami sudah
lakukan koordinasi dengan berbagai pihak,” kata general Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita saat temu media, Tuban, Badung, Bali, Selasa (25/3).
Dari 400 penerbangan tersebut, terdiri dari 248 domestik dan 152
penerbangan internasional. Sebelumnya, pihak Angkasa Pura 1 bandara I
Gusti Ngurah Rai bekerjasama dengan pihak Air Navigation dan sudah mengirimkan NOTAMNv(Notice to Airman) ke maskapai penerbangan di seluruh dunia.
“Untuk domestik sebanyak 248 penerbangan dan internasional sebanyak 152
penerbangan. Kami sudah kirimkan Notamn ke para maskapai penerbangan
dan semua bandaradi seluruh dunia. Nota dikirimkan jauh-jauh hari,
sehingga pihak maskapai tidak menjadwalkan penerbangan saat Nyepi,”
tambahnya.
Walaupun tidak melakukan operasional penerbangan pada hari suci Nyepi,
petugas tetap disiagakan di bandara untuk antisipasi pendaratan darurat
yang masih bisa ditoleransi. “Kami tetap menyiapkan petugas untuk
antisipasi adanya permohonan pendataan dalam keadaan darurat,”
pungkasnya.