Sebentar lagi umat Hindu Bali bakal merayakan hari raya Nyepi. Menyambut Nyepi, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
akan ditutup selama 24 jam pada 31 Maret 2014. Penutupan dilakukan
mulai pukul 06.00 WITA pada 31 Maret sampai 06.00 WITA pada 1 April
2014.
Penutupan bandara selama Hari Raya Nyepi sudah berlangsung secara
rutin setiap tahun sejak tahun 2000 silam. Penutupan bandara dilakukan
mengacu pada Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara No.
AU/2696/DAU/1796/99 pada 1 September 1999 dan Surat Edaran Gubernur Bali
No. 003.2/223168/DPIK pada 20 Desember 2013.
"Ada sekitar 400 penerbangan yang ditiadakan, terdiri dari 248 penerbangan domestik dan 152 penerbangan internasional," kata General Manager
PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah
Ardita, saat memberi keterangan resmi di kantornya, Selasa 25 Maret
2014.
Sementara itu, meski tak beroperasi, namun Ardita menyiagakan 156
personelnya selama penutupan bandara. Tujuannya, kata dia, untuk
mengantisipasi permohonan technical landing atau emergency landing, termasuk medical evacuation.
Untuk kesiapan Nyepi, Ardita mengaku telah mengirimkan pemberitahuan (notice to airman) kepada seluruh maskapai penerbangan dan bandara di seluruh dunia. Pengiriman itu bekerjasama dengan pihak air navigation. "Tujuannya agar mereka bisa mengatur jadwal sejak jauh hari," imbuhnya.