Asal mula nama Bali
Bali pertama kali diperkenalkan oleh seorang pertapa dari Gunung Raung di Jawa Timur
yang bernama Maha Rsi Markandeya pada abad ke – 17. Dalam doanya beliau
mendapat wahyu untuk pindah kepulau Dawa, sebuah pulau yang panjang.
Dengan membawa 800 orang pengikut mereka memulai perjalanan hingga
akhirnya tiba diwilayah Bali Barat. Namun dalam perjalanan ini ¾
pengikutnya meninggal dunia dimakan harimau dan ular besar dihutan
sehingga mereka memutuskan untuk kembali ke Gunung Raung.
Setelah mendapatkan pengikut baru dan
melakukan ritual menanam Panca Dhatu yang terdiri dari 5 jenis logam
sebagai penolak bala akhirnya mereka kembali ke Pulau Dawa dan berhenti
di kaki Gunung Agung tepatnya Besakih. Agama hindu yang lebih tepat
disebut adama Bali mulai diperkenalkan dan mereka menyembah Sanghyang
Widhi 3 kali sehari dengan menggunakan sesajen atau bebali yang
mengandung 3 unsur yaitu air, api dan bunga yang harum.
Jadi penamaan Bali berasal dari kata bebali yang artinya sesajen.